Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aevo dan CORN: Aevo diperdagangkan di Rp327,38 (kapitalisasi pasar Rp301,28M, volume 24 jam Rp58,96M), sedangkan CORN diperdagangkan di Rp636,45 (kapitalisasi pasar Rp337,07M, volume 24 jam Rp91,21M). Perbedaan utamanya: Aevo dan CORN berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Aevo 917,2M / 1B AEVO (92%) dibanding 525M / 2,1B CORN (25%) milik CORN. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 87 Hari dan CORN selama 8 Hari.
| AEVO | CORN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp301,28M | Rp337,07M |
Volume (24h) | Rp58,96M | Rp91,21M |
Suplai yang Beredar | 917,2M / 1B AEVO (92%) | 525M / 2,1B CORN (25%) |
Typical Hold Time | 87 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aevo saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp301,12 juta dengan sirkulasi 92% dari total supply 1 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya update protokol.
CORN saat ini diperdagangkan pada Rp634,78 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, di mana 16 indikator memberikan sinyal jual versus hanya 2 beli. Token ini berada di zona support kritis dengan pivot point di Rp634, sementara market cap mencapai Rp333,98 juta dengan supply yang masih terkontrol 25% dari total 2,1 juta token. Hold time rata-rata 8 hari menunjukkan aktivitas trading yang cukup aktif.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp619-629, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas di pasar IDR. Investor perlu memantau ketat level support kritis untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →