Perbedaan Aevo dan Centrifuge: Aevo diperdagangkan di Rp344,62 (kapitalisasi pasar Rp323,42M, volume 24 jam Rp53,09M), sedangkan Centrifuge diperdagangkan di Rp2.709 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,9M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai Aevo dibatasi (932,6M / 1B AEVO (94%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Centrifuge selama 5 Hari.
| AEVO | CFG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp323,42M | Rp1,56T |
Volume (24h) | Rp53,09M | Rp76,9M |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 577,2M CFG |
Typical Hold Time | 89 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →