Perbedaan Aevo dan Bitcoin: Aevo diperdagangkan di Rp366,1 (kapitalisasi pasar Rp346,22M, volume 24 jam Rp73,31M), sedangkan Bitcoin diperdagangkan di Rp1.139.025.624 (kapitalisasi pasar Rp22.898,36T, volume 24 jam Rp392,38T). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 66138,2× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 932,6M / 1B AEVO (94%) dibanding 20,1M / 21M BTC (96%) milik Bitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Bitcoin selama 107 Hari.
| AEVO | BTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp346,22M | Rp22.898,36T |
Volume (24h) | Rp73,31M | Rp392,38T |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 20,1M / 21M BTC (96%) |
Typical Hold Time | 89 Hari | 107 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token AEVO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp372,27 dan kapitalisasi pasar Rp347,96 juta. RSI_6 di 70,36 mengindikasikan kondisi overbought jangka pendek, namun moving averages dan ADX mendukung tren naik. Token telah beredar 94% dari total supply maksimum 1 juta AEVO, dengan rata-rata hold time 89 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat baru-baru ini.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan risiko koreksi akibat kondisi overbought. Peluang utama terletak pada kelanjutan tren bullish, sementara risiko termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.145.229.375 dengan kapitalisasi pasar Rp22.937,44 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Aset ini berada dalam fase koreksi setelah penurunan 50% dari puncak Oktober 2025, dengan waktu holding rata-rata 107 hari menunjukkan akumulasi jangka panjang. Sirkulasi supply mencapai 96% dari total 21 juta BTC, mendukung narasi kelangkaan jangka panjang.
Outlook Bitcoin tetap positif jangka panjang meski tekanan jangka pendek, dengan target konservatif $103.000 (konversi: CoinGecko 25 Februari 2026) dan potensi mencapai $1 juta pada 2030. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, tekanan regulasi global, dan ketergantungan pada likuiditas pasar. Peluang terletak pada adopsi institusional yang terus berkembang dan posisi sebagai store of value digital.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →