Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan AES Corp dan TotalEnergies SE: AES Corp diperdagangkan di $14,66 (kapitalisasi pasar $10,43B), sedangkan TotalEnergies SE diperdagangkan di $79,06 (kapitalisasi pasar $171,68B). Perbedaan utamanya: TotalEnergies SE jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar AES Corp, dan TotalEnergies SE memberi dividen lebih tinggi (5,41%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AES | TTE | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,43B | $171,68B |
Sektor | Utilities | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $17,28 | $93,60 |
Terendah 52 Minggu | $11,07 | $57,39 |
Nilai Perusahaan | $39,77B | $205,82B |
Imbal Hasil Dividen | 4,81% | 5,41% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham AES diperdagangkan di $14.62, naik 0.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 7.59 dan P/S 0.83, didukung margin laba bersih 10.82% dan ROE 34%. Perusahaan baru saja menyetujui akuisisi oleh konsorsium Global Infrastructure Partners dan EQT senilai $33.4 miliar, memberikan kepastian bagi pemegang saham.
Outlook jangka pendek positif dengan spread arbitrase 2.2% menuju harga akuisisi $15, ditambah dividen yield 4.8%. Risiko utama termasuk penyelesaian transaksi akuisisi dan keluhan pemegang saham terkait harga. Analis memberikan konsensus netral dengan 42.86% rekomendasi beli, mencerminkan keyakinan pada nilai fundamental meski ada tekanan teknis.
TotalEnergies (TTE) diperdagangkan pada $77.96, naik 1.66% dalam 24 jam. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish dengan indikator moving average yang lemah, namun RSI 12 menunjukkan kondisi oversold. Fundamentalnya solid dengan P/E 11.32 dan ROE 12.55%, meskipun pendapatan turun dari $263.3B (2022) menjadi $182.3B (2025). Perusahaan aktif dalam ekspansi dengan eksplorasi di Suriname dan kontrak gas di Azerbaijan (Reuters, 2026-06-24).
Outlook TTE didukung valuasi menarik dan dividen stabil ($0.90 per saham untuk H2-26), namun tekanan regulasi iklim (Paris Judicial Court, 2026-06-25) dan penurunan pendapatan menjadi risiko utama. Analis condong bullish (57.58% rekomendasi beli) dengan prospek rebound jika ekspansi proyek berhasil.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
AES adalah perusahaan tenaga global yang beroperasi di 14 negara dan 4 benua. Portofolio saat ini pada akhir tahun 2021 terdiri dari lebih 31 gigawatt pembangkit, dengan campuran pembangkit terdiri dari energi terbarukan (43%), gas (32%), batu bara (23%), dan minyak (2%). Perusahaan ini memiliki 3.5 gigawatt pembankit yang sedang dalam pembangunan. AES memiliki sebagian besar dan mengoperasikan enam utilitas listrik yang mendistribusikan daya ke 2.6 juta pelanggan.
Selengkapnya di halaman AES →TotalEnergies adalah perusahaan minyak dan gas bumi terintegrasi yang melakukan eksplorasi, produksi, dan pemurnian di seluruh dunia. Mereka memproduksi 1,5juta barel minyak dan 7,2milyar kaki kubik gas alam per hari. Pada akhir 2020, cadangan mereka setara 12,1milyar barel minyak, 45% di antaranya berbentuk cairan. Selama tahun 2021, penjualan LNG mereka senilai 42 Mt. Perusahaan ini mempunyai kepemilikan di pemurnian dengan kapasitas mendekati 1,8juta barel per hari, kebanyakan berasal dari Eropa, mendistribusikan produk termurnikan ke 65 negara, dan memproduksi komoditas dan bahan kimia khusus. Mereka juga memegang 19% kepemilikan di perusahaan minyak Rusia, Novatek. Di akhir tahun, kapasitas gross dari pembangkit energi terbarukan mereka ada pada angka 10,3 GW.
Selengkapnya di halaman TTE →