Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan AES Corp dan Schlumberger NV: AES Corp diperdagangkan di $14,67 (kapitalisasi pasar $10,43B), sedangkan Schlumberger NV diperdagangkan di $46,87 (kapitalisasi pasar $69,40B). Perbedaan utamanya: Schlumberger NV jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar AES Corp, dan AES Corp memberi dividen lebih tinggi (4,81%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AES | SLB | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,43B | $69,40B |
Sektor | Utilities | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $17,28 | $58,01 |
Terendah 52 Minggu | $11,07 | $31,72 |
Nilai Perusahaan | $39,77B | $77,62B |
Imbal Hasil Dividen | 4,81% | 2,54% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham AES diperdagangkan di $14.62, naik 0.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 7.59 dan P/S 0.83, didukung margin laba bersih 10.82% dan ROE 34%. Perusahaan baru saja menyetujui akuisisi oleh konsorsium Global Infrastructure Partners dan EQT senilai $33.4 miliar, memberikan kepastian bagi pemegang saham.
Outlook jangka pendek positif dengan spread arbitrase 2.2% menuju harga akuisisi $15, ditambah dividen yield 4.8%. Risiko utama termasuk penyelesaian transaksi akuisisi dan keluhan pemegang saham terkait harga. Analis memberikan konsensus netral dengan 42.86% rekomendasi beli, mencerminkan keyakinan pada nilai fundamental meski ada tekanan teknis.
SLB (NYSE: SLB) diperdagangkan di $46.42 dengan kenaikan 2.86% hari ini, namun sinyal teknis keseluruhan bearish. Perusahaan melaporkan pendapatan $35.71B pada 2025 dengan margin laba bersih 9.26% dan rasio P/E 20.14. SLB baru saja mengamankan kontrak tujuh tahun dengan Kuwait Oil Company untuk inisiatif Ahmadi Innovation Valley, memperkuat posisi digital di Timur Tengah. Tren arus kas operasi tetap kuat di atas $6B meski laba bersih turun dari puncak 2024.
Outlook: Analisis konsensus 'Buy' (84.85%) dengan target harga $63.00 menunjukkan potensi upside 36%. Risiko utama termasuk volatilitas harga minyak yang mempengaruhi pendapatan dan penurunan margin profitabilitas. Peluang terletak pada ekspansi segmen digital/AI dan kontrak jangka panjang yang stabil. Investor harus mempertimbangkan ketahanan arus kas operasi terhadap tekanan siklus minyak.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
AES adalah perusahaan tenaga global yang beroperasi di 14 negara dan 4 benua. Portofolio saat ini pada akhir tahun 2021 terdiri dari lebih 31 gigawatt pembangkit, dengan campuran pembangkit terdiri dari energi terbarukan (43%), gas (32%), batu bara (23%), dan minyak (2%). Perusahaan ini memiliki 3.5 gigawatt pembankit yang sedang dalam pembangunan. AES memiliki sebagian besar dan mengoperasikan enam utilitas listrik yang mendistribusikan daya ke 2.6 juta pelanggan.
Selengkapnya di halaman AES →Schlumberger adalah perusahaan jasa pertambangan minyak terbesar di dunia, dengan keahlian di berbagai disiplin, termasuk reservoir performance, konstruksi sumur, peningkatan produksi, dan baru-baru saja, solusi digital. Perusahaan ini mempertahankan reputasi sebagai salah satu inovator terkemuka di industri perminyakan, yang membuatnya tampil dominan di beberapa end market.
Selengkapnya di halaman SLB →