Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan AES Corp dan Shell PLC: AES Corp diperdagangkan di $14,63 (kapitalisasi pasar $10,43B), sedangkan Shell PLC diperdagangkan di $82,2 (kapitalisasi pasar $220,29B). Perbedaan utamanya: Shell PLC jauh lebih besar — sekitar 21,1× kapitalisasi pasar AES Corp, dan AES Corp memberi dividen lebih tinggi (4,81%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AES | SHEL | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,43B | $220,29B |
Sektor | Utilities | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $17,28 | $94,15 |
Terendah 52 Minggu | $11,07 | $70,28 |
Nilai Perusahaan | $39,77B | $272,82B |
Imbal Hasil Dividen | 4,81% | 3,81% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham AES diperdagangkan di $14.62, naik 0.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 7.59 dan P/S 0.83, didukung margin laba bersih 10.82% dan ROE 34%. Perusahaan baru saja menyetujui akuisisi oleh konsorsium Global Infrastructure Partners dan EQT senilai $33.4 miliar, memberikan kepastian bagi pemegang saham.
Outlook jangka pendek positif dengan spread arbitrase 2.2% menuju harga akuisisi $15, ditambah dividen yield 4.8%. Risiko utama termasuk penyelesaian transaksi akuisisi dan keluhan pemegang saham terkait harga. Analis memberikan konsensus netral dengan 42.86% rekomendasi beli, mencerminkan keyakinan pada nilai fundamental meski ada tekanan teknis.
SHEL diperdagangkan di $81.99 dengan kenaikan 5.09% dalam 24 jam terakhir. Saham menunjukkan momentum positif didorong oleh berita perdagangan gas yang lebih kuat dan margin penyulingan yang membaik untuk kuartal kedua 2026. Valuasi tetap menarik dengan P/E 12.17 dan P/S 0.86, sementara analis mempertahankan konsensus beli dengan target harga $112.10. Pendapatan turun dari puncak 2022 namun profitabilitas stabil dengan margin laba bersih 7.01%.
Outlook positif didukung prospek LNG jangka panjang dan efisiensi operasional, meski produksi gas tertekan konflik Timur Tengah. Risiko utama meliputi volatilitas harga energi dan ketegangan geopolitik. Dengan valuasi rendah dan dividen stabil, saham menawarkan nilai fundamental kuat bagi investor jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
AES adalah perusahaan tenaga global yang beroperasi di 14 negara dan 4 benua. Portofolio saat ini pada akhir tahun 2021 terdiri dari lebih 31 gigawatt pembangkit, dengan campuran pembangkit terdiri dari energi terbarukan (43%), gas (32%), batu bara (23%), dan minyak (2%). Perusahaan ini memiliki 3.5 gigawatt pembankit yang sedang dalam pembangunan. AES memiliki sebagian besar dan mengoperasikan enam utilitas listrik yang mendistribusikan daya ke 2.6 juta pelanggan.
Selengkapnya di halaman AES →Shell adalah perusahaan minyak dan gas terintegrasi yang mengeksplorasi, memproduksi, dan menyuling minyak di seluruh dunia. Pada tahun 2021, Shell menghasilan 1.7 juta barel cairan dan 8.7 miliar kaki kubik gas alam per hari. Pada akhir tahun 2021, cadangan mencapai 9.2 miliar barel setara minyak, 50% di antaranya terdiri dari cairan. Produksi dan cadangan milik perusahaan ini berada di Eropa, Asia, Oseania, Afrika, serta Amerika Utara dan Selatan. Shell mengoperasikan penyulingan dengan kapasitas 1.8 mmb/d yang berlokasi di Amerika, Asia, Afrika, dan Eropa serta menjual 15 mtpa bahan kimia. Pabrik kimia terbesarnya sering terintegrasi dengan kilang lokal yang berada di Eropa Tengah, China, Singapura, Amerika Utara.
Selengkapnya di halaman SHEL →