Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan AES Corp dan Phillips 66: AES Corp diperdagangkan di $14,63 (kapitalisasi pasar $10,43B), sedangkan Phillips 66 diperdagangkan di $186,86 (kapitalisasi pasar $71,70B). Perbedaan utamanya: Phillips 66 jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar AES Corp, dan AES Corp memberi dividen lebih tinggi (4,81%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AES | PSX | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,43B | $71,70B |
Sektor | Utilities | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $17,28 | $188,28 |
Terendah 52 Minggu | $11,07 | $118,37 |
Nilai Perusahaan | $39,77B | $93,68B |
Imbal Hasil Dividen | 4,81% | 2,84% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham AES diperdagangkan di $14.62, naik 0.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 7.59 dan P/S 0.83, didukung margin laba bersih 10.82% dan ROE 34%. Perusahaan baru saja menyetujui akuisisi oleh konsorsium Global Infrastructure Partners dan EQT senilai $33.4 miliar, memberikan kepastian bagi pemegang saham.
Outlook jangka pendek positif dengan spread arbitrase 2.2% menuju harga akuisisi $15, ditambah dividen yield 4.8%. Risiko utama termasuk penyelesaian transaksi akuisisi dan keluhan pemegang saham terkait harga. Analis memberikan konsensus netral dengan 42.86% rekomendasi beli, mencerminkan keyakinan pada nilai fundamental meski ada tekanan teknis.
PSX diperdagangkan di $178.84, naik 1.37% dalam 24 jam, dengan momentum bullish didukung oleh sentimen analis yang positif. Rasio valuasi P/S 0.54 dan P/E 17.52 menunjukkan potensi undervalued, sementara laba bersih $4.40 miliar pada 2025 mencerminkan pemulihan profitabilitas. Berita terbaru menyoroti ketahanan operasi di tengah harga minyak yang lebih lunak, dengan ekspektasi laba Q2 2026 sebesar $6.75 per saham.
Outlook PSX tetap optimis dengan target konsensus analis $190.38, meskipun risiko volatilitas pendapatan dari gangguan geopertik di Selat Hormuz dan penurunan pendapatan berturut-turut menjadi perhatian. Dividen $1.27 yang diumumkan memperkuat daya tarik bagi investor jangka panjang, namun kinerja keuangan dan kondisi minyak global perlu dipantau ketat.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
AES adalah perusahaan tenaga global yang beroperasi di 14 negara dan 4 benua. Portofolio saat ini pada akhir tahun 2021 terdiri dari lebih 31 gigawatt pembangkit, dengan campuran pembangkit terdiri dari energi terbarukan (43%), gas (32%), batu bara (23%), dan minyak (2%). Perusahaan ini memiliki 3.5 gigawatt pembankit yang sedang dalam pembangunan. AES memiliki sebagian besar dan mengoperasikan enam utilitas listrik yang mendistribusikan daya ke 2.6 juta pelanggan.
Selengkapnya di halaman AES →Phillips 66 adalah kilang independen dengan 12 kilang yang memiliki total kapasitas minyak mentah sebesar 2 juta barel per hari, atau mmb/d, setelah mengubah kilang minyak Alliance 255 mb/d menjadi terminal. Segmen midstream terdiri dari transportasi yang luas dan aset pemrosesan NGL. Hal ini juga mencakup joint venture DCP Midstream, yang memiliki 45 fasilitas pemrosesan gas alam, 11 pabrik fraksinasi NGL, dan sistem pipa gas alam dengan jalur pipa sepanjang 58.000 mil. Joint venture kimia CPChem mengoperasikan fasilitas di Amerika Serikat dan Timur Tengah, terutama memproduks olefin dan poliolefin.
Selengkapnya di halaman PSX →