Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan AES Corp dan ArcelorMittal SA: AES Corp diperdagangkan di $14,63 (kapitalisasi pasar $10,43B), sedangkan ArcelorMittal SA diperdagangkan di $62,98 (kapitalisasi pasar $48,35B). Perbedaan utamanya: ArcelorMittal SA jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar AES Corp, dan AES Corp memberi dividen lebih tinggi (4,81%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AES | MT | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,43B | $48,35B |
Sektor | Utilities | Basic Materials |
Tertinggi 52 Minggu | $17,28 | $71,65 |
Terendah 52 Minggu | $11,07 | $30,39 |
Nilai Perusahaan | $39,77B | $57,67B |
Imbal Hasil Dividen | 4,81% | 0,95% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham AES diperdagangkan di $14.62, naik 0.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 7.59 dan P/S 0.83, didukung margin laba bersih 10.82% dan ROE 34%. Perusahaan baru saja menyetujui akuisisi oleh konsorsium Global Infrastructure Partners dan EQT senilai $33.4 miliar, memberikan kepastian bagi pemegang saham.
Outlook jangka pendek positif dengan spread arbitrase 2.2% menuju harga akuisisi $15, ditambah dividen yield 4.8%. Risiko utama termasuk penyelesaian transaksi akuisisi dan keluhan pemegang saham terkait harga. Analis memberikan konsensus netral dengan 42.86% rekomendasi beli, mencerminkan keyakinan pada nilai fundamental meski ada tekanan teknis.
Saham MT diperdagangkan di $63.15, turun 0.39% hari ini, dengan momentum bullish secara teknis didukung ekspansi produksi dan pengiriman bijih besi rekor dari Liberia. Rasio valuasi menarik dengan P/E 17.11 dan P/B 0.9, sementara laba bersih 2025 mencapai $3.15 miliar dengan margin 5.13%. Perusahaan aktif dalam buyback saham dan kolaborasi AI dengan AWS untuk efisiensi operasional.
Outlook positif dengan konsensus analis 50% beli, didorong pertumbuhan produksi baja dan kebijakan proteksi impor Eropa. Risiko utama meliputi penurunan permintaan China, belanja modal tinggi, dan volatilitas harga komoditas yang dapat mempengaruhi profitabilitas jangka pendek.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
AES adalah perusahaan tenaga global yang beroperasi di 14 negara dan 4 benua. Portofolio saat ini pada akhir tahun 2021 terdiri dari lebih 31 gigawatt pembangkit, dengan campuran pembangkit terdiri dari energi terbarukan (43%), gas (32%), batu bara (23%), dan minyak (2%). Perusahaan ini memiliki 3.5 gigawatt pembankit yang sedang dalam pembangunan. AES memiliki sebagian besar dan mengoperasikan enam utilitas listrik yang mendistribusikan daya ke 2.6 juta pelanggan.
Selengkapnya di halaman AES →ArcelorMittal SA terlibat dalam industri baja. Segmen operasi perusahaan termasuk NAFTA
Selengkapnya di halaman MT →