Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan AES Corp dan Duke Energy Corp: AES Corp diperdagangkan di $14,67 (kapitalisasi pasar $10,43B), sedangkan Duke Energy Corp diperdagangkan di $127,42 (kapitalisasi pasar $99,96B). Perbedaan utamanya: Duke Energy Corp jauh lebih besar — sekitar 9,6× kapitalisasi pasar AES Corp, dan AES Corp memberi dividen lebih tinggi (4,81%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AES | DUK | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,43B | $99,96B |
Sektor | Utilities | Utilities |
Tertinggi 52 Minggu | $17,28 | $133,46 |
Terendah 52 Minggu | $11,07 | $113,99 |
Nilai Perusahaan | $39,77B | $190,00B |
Imbal Hasil Dividen | 4,81% | 3,32% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham AES diperdagangkan di $14.62, naik 0.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 7.59 dan P/S 0.83, didukung margin laba bersih 10.82% dan ROE 34%. Perusahaan baru saja menyetujui akuisisi oleh konsorsium Global Infrastructure Partners dan EQT senilai $33.4 miliar, memberikan kepastian bagi pemegang saham.
Outlook jangka pendek positif dengan spread arbitrase 2.2% menuju harga akuisisi $15, ditambah dividen yield 4.8%. Risiko utama termasuk penyelesaian transaksi akuisisi dan keluhan pemegang saham terkait harga. Analis memberikan konsensus netral dengan 42.86% rekomendasi beli, mencerminkan keyakinan pada nilai fundamental meski ada tekanan teknis.
DUK (Duke Energy) diperdagangkan pada $128,22, turun 1,06% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan support kunci di $125. Perusahaan menunjukkan fundamental kuat dengan laba bersih $4,97 miliar pada 2025 dan margin laba bersih 15,49%, didukung oleh rencana investasi $103 miliar untuk pertumbuhan jangka panjang. Dividen H1-26 sebesar $1,07 mencerminkan stabilitas arus kas operasional $12,33 miliar.
Outlook DUK positif dengan target harga konsensus $137,67 (Reuters, 29 Juni 2026), namun risiko utang tinggi (rasio utang/aset 46,17% pada 2025) dan volatilitas suku bunga menjadi perhatian. Peluang investasi terletak pada ekspansi infrastruktur energi bersih dan permintaan listrik yang meningkat, meskipun investor perlu memantau eksekusi proyek modal.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
AES adalah perusahaan tenaga global yang beroperasi di 14 negara dan 4 benua. Portofolio saat ini pada akhir tahun 2021 terdiri dari lebih 31 gigawatt pembangkit, dengan campuran pembangkit terdiri dari energi terbarukan (43%), gas (32%), batu bara (23%), dan minyak (2%). Perusahaan ini memiliki 3.5 gigawatt pembankit yang sedang dalam pembangunan. AES memiliki sebagian besar dan mengoperasikan enam utilitas listrik yang mendistribusikan daya ke 2.6 juta pelanggan.
Selengkapnya di halaman AES →Duke Energy adalah salah satu utilitas terbesar di AS, dengan utilitas teregulasi di Carolina, Indiana, Florida, Ohio, dan Kentucky, yang telah menghantarkan listrik ke lebih dari 8 juta pelanggan. Utilitas gas alam mereka telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan. Duke beroperasi dalam tiga segmen utama: utilitas dan infrastruktur listrik.
Selengkapnya di halaman DUK →