Perbedaan Aerodrome Finance dan SUPRA: Aerodrome Finance diperdagangkan di Rp7.300 (kapitalisasi pasar Rp7,14T, volume 24 jam Rp198,48M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,04 (kapitalisasi pasar Rp99,2M, volume 24 jam Rp5,25M). Perbedaan utamanya: Aerodrome Finance jauh lebih besar — sekitar 72× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai SUPRA dibatasi (32,7B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan Aerodrome Finance terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aerodrome Finance selama 21 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| AERO | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,14T | Rp99,2M |
Volume (24h) | Rp198,48M | Rp5,25M |
Suplai yang Beredar | 977,1M AERO | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aerodrome Finance adalah AMM generasi terbaru yang berfungsi sebagai pusat likuiditas utama di Base. Platform ini menghadirkan mesin insentif likuiditas yang kuat, model tata kelola vote-lock, serta pengalaman pengguna yang ramah, dengan fitur-fitur canggih dari Velodrome V2.
Selengkapnya di halaman AERO →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →