Perbedaan Aerodrome Finance dan Subsquid: Aerodrome Finance diperdagangkan di Rp7.307 (kapitalisasi pasar Rp7,14T, volume 24 jam Rp198,48M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp802,27 (kapitalisasi pasar Rp897,94M, volume 24 jam Rp75,62M). Perbedaan utamanya: Aerodrome Finance jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai Subsquid dibatasi (1,1B / 1,3B SQD (84%)), sedangkan Aerodrome Finance terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aerodrome Finance selama 21 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| AERO | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,14T | Rp897,94M |
Volume (24h) | Rp198,48M | Rp75,62M |
Suplai yang Beredar | 977,1M AERO | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aerodrome Finance adalah AMM generasi terbaru yang berfungsi sebagai pusat likuiditas utama di Base. Platform ini menghadirkan mesin insentif likuiditas yang kuat, model tata kelola vote-lock, serta pengalaman pengguna yang ramah, dengan fitur-fitur canggih dari Velodrome V2.
Selengkapnya di halaman AERO →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →