Perbedaan Aerodrome Finance dan API3: Aerodrome Finance diperdagangkan di Rp7.398 (kapitalisasi pasar Rp7,19T, volume 24 jam Rp150,01M), sedangkan API3 diperdagangkan di Rp3.372 (kapitalisasi pasar Rp290,6M, volume 24 jam Rp95,5M). Perbedaan utamanya: Aerodrome Finance jauh lebih besar — sekitar 24,7× kapitalisasi pasar API3, dan suplai beredar Aerodrome Finance 972,6M AERO dibanding 86,4M API3 milik API3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aerodrome Finance selama 21 Hari dan API3 selama 41 Hari.
| AERO | API3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,19T | Rp290,6M |
Volume (24h) | Rp150,01M | Rp95,5M |
Suplai yang Beredar | 972,6M AERO | 86,4M API3 |
Typical Hold Time | 21 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aerodrome Finance adalah AMM generasi terbaru yang berfungsi sebagai pusat likuiditas utama di Base. Platform ini menghadirkan mesin insentif likuiditas yang kuat, model tata kelola vote-lock, serta pengalaman pengguna yang ramah, dengan fitur-fitur canggih dari Velodrome V2.
Selengkapnya di halaman AERO →API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →