Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja American Electric Power Company Inc (AEP) vs Wheaton Precious Metals Corp (WPM)

American Electric Power Company IncTrading
Wheaton Precious Metals CorpTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan American Electric Power Company Inc dan Wheaton Precious Metals Corp: American Electric Power Company Inc diperdagangkan di $123,55 (kapitalisasi pasar $66,87B), sedangkan Wheaton Precious Metals Corp diperdagangkan di $134,1 (kapitalisasi pasar $60,46B). Perbedaan utamanya: American Electric Power Company Inc dan Wheaton Precious Metals Corp berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan American Electric Power Company Inc memberi dividen lebih tinggi (3,09%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AEPWPM
Kapitalisasi Pasar
$66,87B$60,46B
Sektor
UtilitiesBasic Materials
Tertinggi 52 Minggu
$138,69$165,72
Terendah 52 Minggu
$106,44$91,02
Nilai Perusahaan
$119,77B$62,34B
Imbal Hasil Dividen
3,09%0,58%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

American Electric Power Company Inc

AEP (American Electric Power) diperdagangkan di $125.73, naik 0.38% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan indikator moving average menunjukkan tekanan jual, namun RSI jangka pendek mendekati oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan pendapatan $21.88B pada 2025 dengan margin laba bersih 16.36%, tetapi laba per saham Q2 2026 meleset dari ekspektasi. Berita terbaru menyoroti peningkatan panduan laba 2026 menjadi $6.25–$6.55 per saham didorong permintaan listrik dari pusat data.

Outlook AEP didukung pertumbuhan basis tarif dan permintaan listrik yang kuat, terutama dari sektor AI, namun menghadapi risiko kenaikan biaya operasional dan utang yang besar. Analis secara umum bullish dengan 61.11% rekomendasi beli dan target harga konsensus $140.89, menawarkan potensi apresiasi sekitar 12% dari harga saat ini.

Wheaton Precious Metals Corp

WPM (Wheaton Precious Metals) menunjukkan kinerja kuat dengan harga saham saat ini di $134,2, naik 7,1% dalam 24 jam, mendekati level tertinggi 52-minggu. Laporan laba Q2 2026 mengungguli perkiraan dengan EPS $1,19 versus $1,15 yang diharapkan, didorong oleh harga logam mulia yang lebih tinggi dan pertumbuhan volume penjualan. Arus kas operasional 2025 mencapai $1,9 miliar, mencerminkan model bisnis streaming yang efisien dengan margin laba bersih 64,66%. Analis secara bulat optimis dengan 80% rekomendasi beli dan target harga konsensus $161,75.

Outlook positif untuk WPM didukung oleh prospek emas dan perak yang kuat, termasuk perkiraan JPMorgan bahwa emas bisa mencapai $5.000 per ons pada Q4 2026 (The Motley Fool, 8 Agustus 2026). Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan eksposur operasional tambang mitra. Dengan valuasi P/E 29,77, saham ini menawarkan potensi apresiasi tetapi sensitif terhadap sentimen logam mulia.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Tentang American Electric Power Company Inc

American Electric Power adalah salah satu utilitas teregulasi terbesar di Amerika Serikat, menyediakan pembangkit, transmisi, dan distribusi listrik ke lebih dari 5 juta pelanggan di 11 negara bagian. Sekitar 43% dari kapasitas AEP adalah batubara, dengan sisanya berasal dari percampuran gas alam (27%), energi terbarukan dan hidro (19%), nuklir (7%), dan demand response (4%). Pendapatan mereka berasal dari utilitas vertikal terintegrasi, transmisi dan distribusi, dan pembangkit serta pemasaran.

Selengkapnya di halaman AEP

Tentang Wheaton Precious Metals Corp

Wheaton Precious Metals Corp adalah perusahaan penyaluran logam berharga. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan 17 perusahaan pertambangan melalui 20 buah perjanjian jangka panjang dalam pembelian logam berharga dan kobalt. Perjanjian tersebut meliputi kurang lebih 19 tambang aktif dan 9 proyek dalam pengembangan. Proyek mereka termasuk tambang Salobo milik Vale dan penyaluran perak di tambang Antamina milik Glencore dan tambang Penasquito milik Goldcorp.

Selengkapnya di halaman WPM