Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan American Electric Power Company Inc dan Global X FTSE Southeast Asia ETF: American Electric Power Company Inc diperdagangkan di $135,88 (kapitalisasi pasar $74,83B), sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,21. Perbedaan utamanya: American Electric Power Company Inc membagikan dividen 2,76%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AEP | ASEA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $74,83B | — |
Sektor | Utilities | Sector/Thematic |
Tertinggi 52 Minggu | $138,69 | $20,65 |
Terendah 52 Minggu | $103,96 | $16,25 |
Nilai Perusahaan | $126,09B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,76% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
Saham ASEA menunjukkan performa positif dengan kenaikan 1.57% ke level $20.08, namun sinyal teknis cenderung bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual. Perusahaan telah mengumumkan dividen $0.41 yang akan dibayarkan Juli 2026. Data fundamental terbatas tersedia untuk analisis mendalam pada periode ini.
Outlook saham menghadapi ketidakpastian dengan momentum teknis yang lemah meski ada katalis dividen. Investor perlu menunggu laporan keuangan terkini untuk menilai kesehatan fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
American Electric Power adalah salah satu utilitas teregulasi terbesar di Amerika Serikat, menyediakan pembangkit, transmisi, dan distribusi listrik ke lebih dari 5 juta pelanggan di 11 negara bagian. Sekitar 43% dari kapasitas AEP adalah batubara, dengan sisanya berasal dari percampuran gas alam (27%), energi terbarukan dan hidro (19%), nuklir (7%), dan demand response (4%). Pendapatan mereka berasal dari utilitas vertikal terintegrasi, transmisi dan distribusi, dan pembangkit serta pemasaran.
Selengkapnya di halaman AEP →ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →