Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Agnico Eagle Mines Ltd dan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund: Agnico Eagle Mines Ltd diperdagangkan di $142,47 (kapitalisasi pasar $75,10B), sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $27,91. Perbedaan utamanya: Agnico Eagle Mines Ltd membagikan dividen 1,2%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AEM | DBC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $75,10B | — |
Sektor | Basic Materials | Commodities - Metals/Agriculture |
Tertinggi 52 Minggu | $252,19 | $31,69 |
Terendah 52 Minggu | $116,14 | $21,62 |
Nilai Perusahaan | $72,30B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,2% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AEM diperdagangkan pada $150.33, turun 2.29% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan kinerja kuat dengan laba bersih $4.46 miliar pada 2025 dan margin laba bersih 39.46%. Analis mayoritas merekomendasikan beli (67.74%) dengan target harga konsensus $222.40. Berita terbaru mencatat penangguhan sementara operasi tambang Barnat, namun arus kas operasional yang sehat mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Outlook AEM didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang konsisten dan arus kas bebas yang kuat, namun risiko operasional seperti gangguan produksi dan volatilitas harga emas perlu diwaspadai. Potensi upside signifikan dari target analis menawarkan peluang, sementara sentimen teknis yang bearish memerlukan kehati-hatian dalam jangka pendek.
DBC diperdagangkan di $27, naik 1.62% hari ini dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan. ETF komoditas ini mendapat momentum dari kenaikan harga minyak dan permintaan safe-haven, mencapai level tertinggi 52-minggu pada April 2026. Rasio valuasi seperti P/E dan P/B tidak tersedia, namun sentimen media positif terhadap lindung nilai inflasi mendorong minat investor.
Outlook DBC didukung oleh tekanan inflasi dan gejolak geopolitik yang mendongkrak komoditas, namun rentan terhadap volatilitas harga sumber daya dan risiko regulasi. Investor dapat memanfaatkan eksposur diversifikasi, tetapi harus waspada terhadap fluktuasi pasar yang tajam dan ketergantungan pada faktor makroekonomi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Agnico Eagle Mines adalah tambang emas yang beroperasi di Kanada, Meksiko, dan Finlandia. Perusahaan ini juga memiliki 50% dari tambang Malartic Kanada. Agnico mengoperasikan hanya satu tambang, LaRonde, baru-baru ini pada tahun 2008 sebelum membawa tambang lainnya beroperasi secara berurutan di tahun-tahun berikutnya. Perusahaan ini menghasilkan lebih dari 1,7 juta ons emas pada tahun 2020. Agnico Eagle berfokus pada peningkatan produksi emas di yurisdiksi berisiko rendah.
Selengkapnya di halaman AEM →DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →