Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Agnico Eagle Mines Ltd dan Invesco DB Agriculture Fund: Agnico Eagle Mines Ltd diperdagangkan di $144,38 (kapitalisasi pasar $75,10B), sedangkan Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $27,61. Perbedaan utamanya: Agnico Eagle Mines Ltd membagikan dividen 1,2%, sedangkan Invesco DB Agriculture Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AEM | DBA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $75,10B | — |
Sektor | Basic Materials | — |
Tertinggi 52 Minggu | $252,19 | $28,73 |
Terendah 52 Minggu | $116,14 | $25,44 |
Nilai Perusahaan | $72,30B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,2% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AEM diperdagangkan pada $150.33, turun 2.29% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan kinerja kuat dengan laba bersih $4.46 miliar pada 2025 dan margin laba bersih 39.46%. Analis mayoritas merekomendasikan beli (67.74%) dengan target harga konsensus $222.40. Berita terbaru mencatat penangguhan sementara operasi tambang Barnat, namun arus kas operasional yang sehat mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Outlook AEM didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang konsisten dan arus kas bebas yang kuat, namun risiko operasional seperti gangguan produksi dan volatilitas harga emas perlu diwaspadai. Potensi upside signifikan dari target analis menawarkan peluang, sementara sentimen teknis yang bearish memerlukan kehati-hatian dalam jangka pendek.
DBA (Invesco DB Agriculture Fund) menunjukkan momentum bullish dengan kenaikan harga 2.99% menjadi $27.54, didukung sinyal kuat dari moving average. ETF ini mendapat angin positif dari berita komoditas pertanian, termasuk gangguan panen kopi Brasil dan komitmen impor China senilai $17 miliar. Namun, rasio RSI mengindikasikan kondisi overbought yang perlu diwaspadai.
Outlook jangka pendek tetap optimis seiring kenaikan harga komoditas pertanian, namun investor perlu memantau volatilitas pasar berjangka dan risiko geopolitis. Potensi keuntungan terletak pada diversifikasi portofolio melalui eksposur ke multiple komoditas, sementara risiko utama berupa fluktuasi harga bahan pokok dan dinamika perdagangan global.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Agnico Eagle Mines adalah tambang emas yang beroperasi di Kanada, Meksiko, dan Finlandia. Perusahaan ini juga memiliki 50% dari tambang Malartic Kanada. Agnico mengoperasikan hanya satu tambang, LaRonde, baru-baru ini pada tahun 2008 sebelum membawa tambang lainnya beroperasi secara berurutan di tahun-tahun berikutnya. Perusahaan ini menghasilkan lebih dari 1,7 juta ons emas pada tahun 2020. Agnico Eagle berfokus pada peningkatan produksi emas di yurisdiksi berisiko rendah.
Selengkapnya di halaman AEM →Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →