Perbedaan Agnico Eagle Mines Ltd dan Global X FTSE Southeast Asia ETF: Agnico Eagle Mines Ltd diperdagangkan di $182 (kapitalisasi pasar $91,28B), sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $21,47. Perbedaan utamanya: Agnico Eagle Mines Ltd membagikan dividen 1%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AEM | ASEA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $91,28B | — |
Sektor | Basic Materials | Sector/Thematic |
Tertinggi 52 Minggu | $252,19 | $21,53 |
Terendah 52 Minggu | $130,23 | $16,86 |
Nilai Perusahaan | $88,12B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AEM (Agnico Eagle Mines) menunjukkan performa kuat dengan harga saham saat ini di $178.82, naik 6.49% dalam 24 jam. Saham berada di zona bullish secara teknis dengan fundamental yang solid: laba bersih $4.46B pada 2025, margin laba bersih 40.44%, dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten. Perusahaan baru saja melaporkan hasil Q2 2026 yang mengalahkan ekspektasi EPS, dengan arus kas bebas rekor dan pengembalian modal kepada pemegang saham melalui dividen dan pembelian kembali saham.
Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 67.74% dengan target harga rata-rata $219.63, namun RSI yang overbought menunjukkan risiko koreksi jangka pendek. Peluang investasi terletak pada ekspansi produksi emas organik 20-30% dan kekuatan harga emas, sementara risiko termasuk volatilitas harga komoditas dan tekanan biaya operasional.
Saham ASEA diperdagangkan pada $21.53, naik 1.41% dalam 24 jam dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini. Perusahaan telah mengumumkan dividen $0.41 yang akan dibayarkan pada Juli 2026.
Outlook saham didukung momentum teknis positif, namun kurangnya data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang untuk konfirmasi kesehatan bisnis, sementara sentimen teknis menawarkan peluang jangka pendek.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Agnico Eagle Mines adalah tambang emas yang beroperasi di Kanada, Meksiko, dan Finlandia. Perusahaan ini juga memiliki 50% dari tambang Malartic Kanada. Agnico mengoperasikan hanya satu tambang, LaRonde, baru-baru ini pada tahun 2008 sebelum membawa tambang lainnya beroperasi secara berurutan di tahun-tahun berikutnya. Perusahaan ini menghasilkan lebih dari 1,7 juta ons emas pada tahun 2020. Agnico Eagle berfokus pada peningkatan produksi emas di yurisdiksi berisiko rendah.
Selengkapnya di halaman AEM →ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →