Perbedaan AdEx dan MyShell: AdEx diperdagangkan di Rp1.088 (kapitalisasi pasar Rp163,82M, volume 24 jam Rp28,09M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp350,04 (kapitalisasi pasar Rp144,73M, volume 24 jam Rp80,56M). Perbedaan utamanya: AdEx dan MyShell berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar AdEx 147,9M / 150M ADX (99%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AdEx selama 21 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| ADX | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp163,82M | Rp144,73M |
Volume (24h) | Rp28,09M | Rp80,56M |
Suplai yang Beredar | 147,9M / 150M ADX (99%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
AdEx adalah platform pemasaran Web3 canggih yang meningkatkan periklanan digital melalui teknologi blockchain dan programatik. Awalnya diluncurkan pada 2017 sebagai pertukaran iklan terdesentralisasi, kini berkembang menjadi protokol periklanan penuh dengan lebih dari 20.000 pengguna dan miliaran micropayment yang telah diproses. Saat ini, AdEx berfungsi sebagai Demand-Side Platform, memungkinkan pengiklan menjangkau pengguna kripto, membeli trafik, dan menggunakan lelang waktu nyata.
Selengkapnya di halaman ADX →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →