Perbedaan AdEx dan Merlin Chain: AdEx diperdagangkan di Rp1.068 (kapitalisasi pasar Rp157,51M, volume 24 jam Rp52,8M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp318,97 (kapitalisasi pasar Rp432,03M, volume 24 jam Rp23,97M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar AdEx, dan suplai beredar AdEx 147,9M / 150M ADX (99%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AdEx selama 21 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| ADX | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp157,51M | Rp432,03M |
Volume (24h) | Rp52,8M | Rp23,97M |
Suplai yang Beredar | 147,9M / 150M ADX (99%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
AdEx adalah platform pemasaran Web3 canggih yang meningkatkan periklanan digital melalui teknologi blockchain dan programatik. Awalnya diluncurkan pada 2017 sebagai pertukaran iklan terdesentralisasi, kini berkembang menjadi protokol periklanan penuh dengan lebih dari 20.000 pengguna dan miliaran micropayment yang telah diproses. Saat ini, AdEx berfungsi sebagai Demand-Side Platform, memungkinkan pengiklan menjangkau pengguna kripto, membeli trafik, dan menggunakan lelang waktu nyata.
Selengkapnya di halaman ADX →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →