Perbedaan AdEx dan Dego Finance: AdEx diperdagangkan di Rp1.064 (kapitalisasi pasar Rp157,62M, volume 24 jam Rp54,19M), sedangkan Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M). Perbedaan utamanya: AdEx jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar AdEx 147,9M / 150M ADX (99%) dibanding 21M / 21M DEGO (100%) milik Dego Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AdEx selama 21 Hari dan Dego Finance selama 13 Hari.
| ADX | DEGO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp157,62M | Rp32,03M |
Volume (24h) | Rp54,19M | Rp99,08M |
Suplai yang Beredar | 147,9M / 150M ADX (99%) | 21M / 21M DEGO (100%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 13 Hari |
AdEx adalah platform pemasaran Web3 canggih yang meningkatkan periklanan digital melalui teknologi blockchain dan programatik. Awalnya diluncurkan pada 2017 sebagai pertukaran iklan terdesentralisasi, kini berkembang menjadi protokol periklanan penuh dengan lebih dari 20.000 pengguna dan miliaran micropayment yang telah diproses. Saat ini, AdEx berfungsi sebagai Demand-Side Platform, memungkinkan pengiklan menjangkau pengguna kripto, membeli trafik, dan menggunakan lelang waktu nyata.
Selengkapnya di halaman ADX →Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →