Perbedaan AdEx dan Astar: AdEx diperdagangkan di Rp1.064 (kapitalisasi pasar Rp157,66M, volume 24 jam Rp54,06M), sedangkan Astar diperdagangkan di Rp81,46 (kapitalisasi pasar Rp710,88M, volume 24 jam Rp20,79M). Perbedaan utamanya: Astar jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar AdEx, dan suplai beredar AdEx 147,9M / 150M ADX (99%) dibanding 8,7B / 10B ASTR (88%) milik Astar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AdEx selama 21 Hari dan Astar selama 53 Hari.
| ADX | ASTR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp157,66M | Rp710,88M |
Volume (24h) | Rp54,06M | Rp20,79M |
Suplai yang Beredar | 147,9M / 150M ADX (99%) | 8,7B / 10B ASTR (88%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
AdEx adalah platform pemasaran Web3 canggih yang meningkatkan periklanan digital melalui teknologi blockchain dan programatik. Awalnya diluncurkan pada 2017 sebagai pertukaran iklan terdesentralisasi, kini berkembang menjadi protokol periklanan penuh dengan lebih dari 20.000 pengguna dan miliaran micropayment yang telah diproses. Saat ini, AdEx berfungsi sebagai Demand-Side Platform, memungkinkan pengiklan menjangkau pengguna kripto, membeli trafik, dan menggunakan lelang waktu nyata.
Selengkapnya di halaman ADX →Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →