Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) vs Bayan Resources Tbk. (BYAN)

Adaro Energy Indonesia Tbk
Bayan Resources Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Energy Indonesia Tbk dan Bayan Resources Tbk.: Adaro Energy Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp2.300 (kapitalisasi pasar 69,07 T, volume 24 jam 19,18 jt), sedangkan Bayan Resources Tbk. diperdagangkan di Rp11.325 (kapitalisasi pasar 380,83 T, volume 24 jam 19,2 rb). Perbedaan utamanya: Bayan Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Adaro Energy Indonesia Tbk, dan Adaro Energy Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (19,18 jt vs 19,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADROBYAN
Kapitalisasi Pasar
69,07 T380,83 T
Volume
19,18 jt19,2 rb
Lot
191,85 rb192
Perputaran
44,12 M217,97 jt
Harga Rata-rata
2.299,9811.352,6
Nilai Transaksi
44,12 M217,97 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.30011.325
Volume Ekuilibrium Indikatif
21,49 rb5

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADRO
Lihat detail
BYAN
Lihat detail

Tentang Adaro Energy Indonesia Tbk

Adaro Energy , PT (the company) was established under its original name of PT Padang Karunia on Jul 28, 2004 then changed to PT Adaro Energy Tbk based on Notaries Deed dated Apr 18, 2008. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Apr 25, 2008.

Selengkapnya di halaman ADRO

Tentang Bayan Resources Tbk.

Bayan Resources Tbk, PT (the company) was established on 7 Oct 2004 based on Notaries Deed No. 12 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Dec 21, 2004. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 7 of Aulia Taufani, S.H., dated Jun 2, 2008, concerning among others, increase authorized, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman BYAN