Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Adaro Minerals Indonesia TbkTrading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Adaro Minerals Indonesia Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Adaro Minerals Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.570 (kapitalisasi pasar 66,02 T, volume 24 jam 11,89 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 21,08 jt). Perbedaan utamanya: Adaro Minerals Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 32× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,08 jt vs 11,89 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADMROASA
Kapitalisasi Pasar
66,02 T2,06 T
Volume
11,89 jt21,08 jt
Lot
118,89 rb210,76 rb
Perputaran
18,86 M6,69 M
Harga Rata-rata
1.586,56317,32
Nilai Transaksi
18,86 M6,69 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.570316
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,29 rb3,21 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADMR
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Adaro Minerals Indonesia Tbk

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (the Company) formerly PT Jasapower Indonesia was established in the Republic of Indonesia on 25 September 2007 based on Notarial deed No. 9 of Dwi Yulianti, S.H. The Company is a company under the auspices of PT Adaro Energy Tbk.

Selengkapnya di halaman ADMR

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA