Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Adaro Minerals Indonesia Tbk
Maharaksa Biru Energi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Minerals Indonesia Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Adaro Minerals Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.385 (kapitalisasi pasar 57,85 T, volume 24 jam 12,07 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp248 (kapitalisasi pasar 1,64 T, volume 24 jam 11,99 jt). Perbedaan utamanya: Adaro Minerals Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 35,3× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Adaro Minerals Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,07 jt vs 11,99 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADMROASA
Kapitalisasi Pasar
57,85 T1,64 T
Volume
12,07 jt11,99 jt
Lot
120,73 rb119,9 rb
Perputaran
16,81 M3,01 M
Harga Rata-rata
1.392,51250,88
Nilai Transaksi
16,81 M3,01 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.385248
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,47 rb4,31 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADMR
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Adaro Minerals Indonesia Tbk

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (the Company) formerly PT Jasapower Indonesia was established in the Republic of Indonesia on 25 September 2007 based on Notarial deed No. 9 of Dwi Yulianti, S.H. The Company is a company under the auspices of PT Adaro Energy Tbk.

Selengkapnya di halaman ADMR

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA