Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Adaro Minerals Indonesia Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Minerals Indonesia Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Adaro Minerals Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.385 (kapitalisasi pasar 57,85 T, volume 24 jam 12,07 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Adaro Minerals Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 87,5× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Adaro Minerals Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,07 jt vs 52 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADMRIKBI
Kapitalisasi Pasar
57,85 T660,96 M
Volume
12,07 jt52 rb
Lot
120,73 rb520
Perputaran
16,81 M28,5 jt
Harga Rata-rata
1.392,51548,09
Nilai Transaksi
16,81 M28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.385555
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,47 rb12

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADMR
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Adaro Minerals Indonesia Tbk

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (the Company) formerly PT Jasapower Indonesia was established in the Republic of Indonesia on 25 September 2007 based on Notarial deed No. 9 of Dwi Yulianti, S.H. The Company is a company under the auspices of PT Adaro Energy Tbk.

Selengkapnya di halaman ADMR

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI