Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) vs Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR)

Adaro Minerals Indonesia Tbk
Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Minerals Indonesia Tbk dan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk: Adaro Minerals Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.385 (kapitalisasi pasar 57,85 T, volume 24 jam 12,07 jt), sedangkan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp146 (kapitalisasi pasar 694,59 M, volume 24 jam 12,79 jt). Perbedaan utamanya: Adaro Minerals Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 83,3× kapitalisasi pasar Berdikari Pondasi Perkasa Tbk, dan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,79 jt vs 12,07 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADMRBDKR
Kapitalisasi Pasar
57,85 T694,59 M
Volume
12,07 jt12,79 jt
Lot
120,73 rb127,87 rb
Perputaran
16,81 M1,88 M
Harga Rata-rata
1.392,51146,84
Nilai Transaksi
16,81 M1,88 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.385146
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,47 rb588

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADMR
Lihat detail
BDKR
Lihat detail

Tentang Adaro Minerals Indonesia Tbk

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (the Company) formerly PT Jasapower Indonesia was established in the Republic of Indonesia on 25 September 2007 based on Notarial deed No. 9 of Dwi Yulianti, S.H. The Company is a company under the auspices of PT Adaro Energy Tbk.

Selengkapnya di halaman ADMR

Tentang Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (the “Company”) was established on February 27, 1984 based onNotarial Deed No. 81 of Gretha Liestijawatie, S.H. The Company started its commercial operations onFebruary 27, 1984. The controlling interest of the Company is owned by an individual namely Tan John Tanuwijaya.

Selengkapnya di halaman BDKR