Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) vs Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)

Adaro Minerals Indonesia Tbk
Krom Bank Indonesia Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Minerals Indonesia Tbk dan Krom Bank Indonesia Tbk: Adaro Minerals Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.385 (kapitalisasi pasar 57,85 T, volume 24 jam 12,07 jt), sedangkan Krom Bank Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.710 (kapitalisasi pasar 16,77 T, volume 24 jam 1,9 rb). Perbedaan utamanya: Adaro Minerals Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Krom Bank Indonesia Tbk, dan Adaro Minerals Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,07 jt vs 1,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADMRBBSI
Kapitalisasi Pasar
57,85 T16,77 T
Volume
12,07 jt1,9 rb
Lot
120,73 rb19
Perputaran
16,81 M8,93 jt
Harga Rata-rata
1.392,514.700
Nilai Transaksi
16,81 M8,93 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.385
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,47 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADMR
Lihat detail
BBSI
Lihat detail

Tentang Adaro Minerals Indonesia Tbk

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (the Company) formerly PT Jasapower Indonesia was established in the Republic of Indonesia on 25 September 2007 based on Notarial deed No. 9 of Dwi Yulianti, S.H. The Company is a company under the auspices of PT Adaro Energy Tbk.

Selengkapnya di halaman ADMR

Tentang Krom Bank Indonesia Tbk

PT BANK BISNIS INTERNASIONAL, TBK (hereinafter referred to as Bank) was established in Bandung under the name Bank Ekonomi Nasional NV based on Notary Deed Meester Tan Eng Kiam No. 76 dated March 16, 1957. The Bank has started commercial operationssince on April 11, 1957 upon the approval of the Ministry of Finance in its Decision Letter No. 56202/U.M.II.

Selengkapnya di halaman BBSI