Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Polychem Indonesia Tbk (ADMG) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Polychem Indonesia Tbk
Wahana Pronatural Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Polychem Indonesia Tbk dan Wahana Pronatural Tbk.: Polychem Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp198 (kapitalisasi pasar 773,95 M, volume 24 jam 170,4 rb), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp111 (kapitalisasi pasar 135,26 M, volume 24 jam 327,5 rb). Perbedaan utamanya: Polychem Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Wahana Pronatural Tbk., dan Wahana Pronatural Tbk. lebih aktif diperdagangkan (327,5 rb vs 170,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADMGWAPO
Kapitalisasi Pasar
773,95 M135,26 M
Volume
170,4 rb327,5 rb
Lot
1,7 rb3,28 rb
Perputaran
33,67 jt36,25 jt
Harga Rata-rata
197,61110,69
Nilai Transaksi
33,67 jt36,25 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
198110
Volume Ekuilibrium Indikatif
50100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

WAPO
Lihat detail

Tentang Polychem Indonesia Tbk

PT Polycem Indonesia Tbk formerly PT. Andayani Megah was founded in 1968 in Jakarta. The Company started to develop its factory in 1989 at the Gajah Tunggal Industrial Estate, Tangerang. This Company has technically supported by Yokohama Rubber Ltd. and PT. Gajah Tunggal Company.

Selengkapnya di halaman ADMG

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO