Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Polychem Indonesia Tbk (ADMG) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Polychem Indonesia Tbk
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Polychem Indonesia Tbk dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Polychem Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp198 (kapitalisasi pasar 773,95 M, volume 24 jam 170,4 rb), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp51 (kapitalisasi pasar 6,62 T, volume 24 jam 48,73 jt). Perbedaan utamanya: Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,6× kapitalisasi pasar Polychem Indonesia Tbk, dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (48,73 jt vs 170,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADMGGMFI
Kapitalisasi Pasar
773,95 M6,62 T
Volume
170,4 rb48,73 jt
Lot
1,7 rb487,25 rb
Perputaran
33,67 jt2,54 M
Harga Rata-rata
197,6152,05
Nilai Transaksi
33,67 jt2,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
19851
Volume Ekuilibrium Indikatif
502,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GMFI
Lihat detail

Tentang Polychem Indonesia Tbk

PT Polycem Indonesia Tbk formerly PT. Andayani Megah was founded in 1968 in Jakarta. The Company started to develop its factory in 1989 at the Gajah Tunggal Industrial Estate, Tangerang. This Company has technically supported by Yokohama Rubber Ltd. and PT. Gajah Tunggal Company.

Selengkapnya di halaman ADMG

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI