Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Polychem Indonesia Tbk dan Alakasa Industrindo Tbk: Polychem Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp198 (kapitalisasi pasar 773,95 M, volume 24 jam 170,4 rb), sedangkan Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 263,99 M, volume 24 jam 140,7 rb). Perbedaan utamanya: Polychem Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Polychem Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (170,4 rb vs 140,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ADMG | ALKA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 773,95 M | 263,99 M |
Volume | 170,4 rb | 140,7 rb |
Lot | 1,7 rb | 1,41 rb |
Perputaran | 33,67 jt | 73,46 jt |
Harga Rata-rata | 197,61 | 522,08 |
Nilai Transaksi | 33,67 jt | 73,46 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 198 | 515 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 50 | 15 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Polycem Indonesia Tbk formerly PT. Andayani Megah was founded in 1968 in Jakarta. The Company started to develop its factory in 1989 at the Gajah Tunggal Industrial Estate, Tangerang. This Company has technically supported by Yokohama Rubber Ltd. and PT. Gajah Tunggal Company.
Selengkapnya di halaman ADMG →PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.
Selengkapnya di halaman ALKA →