Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Akasha Wira International TbkTrading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp32.850 (kapitalisasi pasar 19,41 T, volume 24 jam 8,5 rb), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp350 (kapitalisasi pasar 10,62 T, volume 24 jam 49,19 jt). Perbedaan utamanya: Akasha Wira International Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. lebih aktif diperdagangkan (49,19 jt vs 8,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESSIDO
Kapitalisasi Pasar
19,41 T10,62 T
Volume
8,5 rb49,19 jt
Lot
85491,85 rb
Perputaran
279,4 jt17,27 M
Harga Rata-rata
32.870351,03
Nilai Transaksi
279,4 jt17,27 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
32.850350
Volume Ekuilibrium Indikatif
1817,56 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO