Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Akasha Wira International Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp35.000 (kapitalisasi pasar 19,72 T, volume 24 jam 156,4 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 874 rb). Perbedaan utamanya: Akasha Wira International Tbk jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar Jaya Agra Wattie Tbk, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (874 rb vs 156,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESJAWA
Kapitalisasi Pasar
19,72 T1,83 T
Volume
156,4 rb874 rb
Lot
1,56 rb8,74 rb
Perputaran
5,38 M97,14 jt
Harga Rata-rata
34.392,5111,14
Nilai Transaksi
5,38 M97,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
35.000110
Volume Ekuilibrium Indikatif
57241

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA