Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Akasha Wira International Tbk
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp35.000 (kapitalisasi pasar 19,72 T, volume 24 jam 156,4 rb), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp51 (kapitalisasi pasar 6,62 T, volume 24 jam 48,73 jt). Perbedaan utamanya: Akasha Wira International Tbk jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk., dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (48,73 jt vs 156,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESGMFI
Kapitalisasi Pasar
19,72 T6,62 T
Volume
156,4 rb48,73 jt
Lot
1,56 rb487,25 rb
Perputaran
5,38 M2,54 M
Harga Rata-rata
34.392,552,05
Nilai Transaksi
5,38 M2,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
35.00051
Volume Ekuilibrium Indikatif
572,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
GMFI
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI