Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS)

Akasha Wira International TbkTrading
Merdeka Gold Resources Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Merdeka Gold Resources Tbk.: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp32.850 (kapitalisasi pasar 19,41 T, volume 24 jam 6,4 rb), sedangkan Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp7.575 (kapitalisasi pasar 113,06 T, volume 24 jam 5,57 jt). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Akasha Wira International Tbk, dan Merdeka Gold Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,57 jt vs 6,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESEMAS
Kapitalisasi Pasar
19,41 T113,06 T
Volume
6,4 rb5,57 jt
Lot
6455,71 rb
Perputaran
210,41 jt41,96 M
Harga Rata-rata
32.876,567.532,05
Nilai Transaksi
210,41 jt41,96 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
32.8507.700
Volume Ekuilibrium Indikatif
2303

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
EMAS
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS