Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK)

Akasha Wira International Tbk
Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp35.000 (kapitalisasi pasar 19,72 T, volume 24 jam 156,4 rb), sedangkan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk diperdagangkan di Rp123 (kapitalisasi pasar 687,1 M, volume 24 jam 317,7 rb). Perbedaan utamanya: Akasha Wira International Tbk jauh lebih besar — sekitar 28,7× kapitalisasi pasar Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk lebih aktif diperdagangkan (317,7 rb vs 156,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESDGIK
Kapitalisasi Pasar
19,72 T687,1 M
Volume
156,4 rb317,7 rb
Lot
1,56 rb3,18 rb
Perputaran
5,38 M39,57 jt
Harga Rata-rata
34.392,5124,55
Nilai Transaksi
5,38 M39,57 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
35.000123
Volume Ekuilibrium Indikatif
572

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
DGIK
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk formerly PT Duta Graha Indah Tbk (the company) was established on 11 Jan 1982 based on Notaries Deed No.38. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 21 of Mr. Haryanto, S.H., dated Sep 18, 2007, concerning among others, increase Company’s authorized stock, paid up capital and public offering of stock.

Selengkapnya di halaman DGIK