Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Indo Kordsa Tbk (BRAM)

Akasha Wira International Tbk
Indo Kordsa Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Indo Kordsa Tbk: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp35.000 (kapitalisasi pasar 19,72 T, volume 24 jam 156,4 rb), sedangkan Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.500 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 1 rb). Perbedaan utamanya: Akasha Wira International Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,6× kapitalisasi pasar Indo Kordsa Tbk, dan Akasha Wira International Tbk lebih aktif diperdagangkan (156,4 rb vs 1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESBRAM
Kapitalisasi Pasar
19,72 T2,06 T
Volume
156,4 rb1 rb
Lot
1,56 rb10
Perputaran
5,38 M4,51 jt
Harga Rata-rata
34.392,54.506
Nilai Transaksi
5,38 M4,51 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
35.000
Volume Ekuilibrium Indikatif
57

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
BRAM
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM