Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Akasha Wira International Tbk
Bank Central Asia Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Bank Central Asia Tbk: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp35.000 (kapitalisasi pasar 19,72 T, volume 24 jam 156,4 rb), sedangkan Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.175 (kapitalisasi pasar 768,87 T, volume 24 jam 181,29 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 39× kapitalisasi pasar Akasha Wira International Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (181,29 jt vs 156,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESBBCA
Kapitalisasi Pasar
19,72 T768,87 T
Volume
156,4 rb181,29 jt
Lot
1,56 rb1,81 jt
Perputaran
5,38 M1,14 T
Harga Rata-rata
34.392,56.262,64
Nilai Transaksi
5,38 M1,14 T
Harga Ekuilibrium Indikatif
35.0006.175
Volume Ekuilibrium Indikatif
57170,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
BBCA
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA