Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Akasha Wira International Tbk (ADES) vs Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP)

Akasha Wira International Tbk
Asuransi Harta Aman Pratama Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Akasha Wira International Tbk dan Asuransi Harta Aman Pratama Tbk: Akasha Wira International Tbk diperdagangkan di Rp35.000 (kapitalisasi pasar 19,72 T, volume 24 jam 156,4 rb), sedangkan Asuransi Harta Aman Pratama Tbk diperdagangkan di Rp91 (kapitalisasi pasar 455,7 M, volume 24 jam 13,89 jt). Perbedaan utamanya: Akasha Wira International Tbk jauh lebih besar — sekitar 43,3× kapitalisasi pasar Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, dan Asuransi Harta Aman Pratama Tbk lebih aktif diperdagangkan (13,89 jt vs 156,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ADESAHAP
Kapitalisasi Pasar
19,72 T455,7 M
Volume
156,4 rb13,89 jt
Lot
1,56 rb138,93 rb
Perputaran
5,38 M1,27 M
Harga Rata-rata
34.392,591,55
Nilai Transaksi
5,38 M1,27 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
35.00091
Volume Ekuilibrium Indikatif
571,25 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ADES
Lihat detail
AHAP
Lihat detail

Tentang Akasha Wira International Tbk

PT. Akasha Wira International Tbk (The Company) was established under the name of PT Alfindo Putrasetia on March 6, 1985. The Company's name has been changed several times, the most recent one in 2010, when its name was changed to PT Akasha Wira International Tbk. PT Alfindo Putrasetia Tbk is a producer of drinking water under Ades and VicA brands.

Selengkapnya di halaman ADES

Tentang Asuransi Harta Aman Pratama Tbk

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk was established on May 28, 1982 and was approved by the Minister of Justice under decree No. C2-1325.HT.01.01.tH.82 dated September 21, 1982. Then on February 11, 1983 the Company was approved by the Ministry of Finance of The Republic of Indonesia No. 633/MD/1983. The Company’s founders sold their share of stock to local and foreign investors and now its ownership of the stocks spread almost equally to a lot of people and the biggest shareholders is 12%; thus, there are no single majority shareholders in the Company.

Selengkapnya di halaman AHAP