Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Cardano dan Gravity: Cardano diperdagangkan di Rp3.014 (kapitalisasi pasar Rp109,77T, volume 24 jam Rp6,5T), sedangkan Gravity diperdagangkan di Rp61,92 (kapitalisasi pasar Rp677,29M, volume 24 jam Rp96,78M). Perbedaan utamanya: Cardano jauh lebih besar — sekitar 162,1× kapitalisasi pasar Gravity, dan suplai beredar Cardano 36,5B / 45B ADA (82%) dibanding 10,9B / 12B G (91%) milik Gravity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cardano selama 122 Hari dan Gravity selama 48 Hari.
| ADA | G | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp109,77T | Rp677,29M |
Volume (24h) | Rp6,5T | Rp96,78M |
Suplai yang Beredar | 36,5B / 45B ADA (82%) | 10,9B / 12B G (91%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Cardano (ADA) saat ini diperdagangkan di Rp2.979 dengan kapitalisasi pasar Rp108,85 triliun. Sinyal teknis netral dengan indikator RSI menunjukkan kondisi mendekati jenuh beli, sementara tren jangka pendek cenderung bearish berdasarkan moving averages. Tokenomics menunjukkan 82% supply beredar dari total 45 juta ADA, dengan rata-rata hold time 122 hari. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang di level support Rp2.862-Rp2.993, namun risiko volatilitas tinggi karena indikator teknis yang beragam. Investor perlu waspada terhadap kondisi overbought jangka pendek dan kurangnya katalis fundamental baru untuk mendorong momentum positif.
Gravity (G) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp60,19 dan market cap Rp669,37 miliar. Token ini diperdagangkan dekat level support S1 (Rp59) dengan indikator ADX mengkonfirmasi tren kuat. Supply yang hampir habis (91% beredar) menunjukkan kelangkaan token, sementara hold time rata-rata 48 hari mencerminkan keyakinan investor jangka menengah.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis bullish, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas crypto dan risiko likuiditas mengingat volume perdagangan terbatas. Peluang utama terletak pada potensi breakout di atas resistance R1 (Rp65), sementara risiko terbesar adalah koreksi tajam jika support kunci Rp58 tidak bertahan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Dikenal karena sistem blockchain proof-of-stake (POS). Pertama kali dikembangkan oleh salah satu pendiri Ethereum pada 2015 dan diluncurkan pada 2017. Cardano juga digunakan untuk penerapan kontrak pintar seperti Ethereum. Aset kripto ini juga dipercaya sebagai aset kripto yang merupakan versi yang lebih baik dari Ethereum.
Selengkapnya di halaman ADA →Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →