Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Cardano dan DigiByte: Cardano diperdagangkan di Rp3.003 (kapitalisasi pasar Rp109,32T, volume 24 jam Rp6,43T), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp43,57 (kapitalisasi pasar Rp805,09M, volume 24 jam Rp56,76M). Perbedaan utamanya: Cardano jauh lebih besar — sekitar 135,8× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar Cardano 36,5B / 45B ADA (82%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cardano selama 122 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| ADA | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp109,32T | Rp805,09M |
Volume (24h) | Rp6,43T | Rp56,76M |
Suplai yang Beredar | 36,5B / 45B ADA (82%) | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Cardano (ADA) saat ini diperdagangkan di Rp2.989 dengan kapitalisasi pasar Rp110,03 triliun, menunjukkan posisi netral dalam analisis teknis. Tren jangka pendek cenderung bearish berdasarkan moving average, sementara indikator osilator netral. Token ini memiliki sirkulasi 82% dari total supply 45 juta ADA, dengan rata-rata hold time 122 hari. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari level support Rp2.862, namun risiko volatilitas tinggi dan sinyal teknis campuran memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem Cardano untuk konfirmasi arah tren selanjutnya.
DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp43,641 dan market cap Rp800,45M. Tren jangka pendek didominasi tekanan jual berdasarkan moving averages, sementara osilator netral. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem besar yang dilaporkan. Supply yang beredar mencapai 18,4M dari total 21M DGB dengan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan yang moderat.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound teknis jika support kunci bertahan, namun risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap fluktuasi harga tajam dan kurangnya katalis fundamental dalam waktu dekat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Dikenal karena sistem blockchain proof-of-stake (POS). Pertama kali dikembangkan oleh salah satu pendiri Ethereum pada 2015 dan diluncurkan pada 2017. Cardano juga digunakan untuk penerapan kontrak pintar seperti Ethereum. Aset kripto ini juga dipercaya sebagai aset kripto yang merupakan versi yang lebih baik dari Ethereum.
Selengkapnya di halaman ADA →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →