Perbedaan Cardano dan Core: Cardano diperdagangkan di Rp3.273 (kapitalisasi pasar Rp119,68T, volume 24 jam Rp4,22T), sedangkan Core diperdagangkan di Rp340,79 (kapitalisasi pasar Rp423,18M, volume 24 jam Rp48,86M). Perbedaan utamanya: Cardano jauh lebih besar — sekitar 282,8× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Cardano 36,6B / 45B ADA (82%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cardano selama 124 Hari dan Core selama 39 Hari.
| ADA | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp119,68T | Rp423,18M |
Volume (24h) | Rp4,22T | Rp48,86M |
Suplai yang Beredar | 36,6B / 45B ADA (82%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 124 Hari | 39 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Cardano (ADA) saat ini diperdagangkan di Rp3.341 dengan kapitalisasi pasar Rp121,77 triliun. Sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan rata-rata bergerak menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. Harga berada di dekat titik pivot Rp3.337 dengan support kuat di Rp3.277. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati dengan risiko penurunan menuju support Rp3.162. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang masih rapuh. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan regulator sektor kripto secara global.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Dikenal karena sistem blockchain proof-of-stake (POS). Pertama kali dikembangkan oleh salah satu pendiri Ethereum pada 2015 dan diluncurkan pada 2017. Cardano juga digunakan untuk penerapan kontrak pintar seperti Ethereum. Aset kripto ini juga dipercaya sebagai aset kripto yang merupakan versi yang lebih baik dari Ethereum.
Selengkapnya di halaman ADA →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →