Perbedaan Across Protocol dan Zcash: Across Protocol diperdagangkan di Rp744,25 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Zcash diperdagangkan di Rp8.759.840 (kapitalisasi pasar Rp7,04T, volume 24 jam Rp787,62M). Perbedaan utamanya: Zcash jauh lebih besar — sekitar 13,9× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 16,3M / 21M ZEC (78%) milik Zcash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan Zcash selama 105 Hari.
| ACX | ZEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp7,04T |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp787,62M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 16,3M / 21M ZEC (78%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 105 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →ZEC adalah cryptocurrency terdesentralisasi yang berfokus pada privasi dan anonimitas. Zcash menggunakan teknologi zero-knowledge proof zk-SNARK yang memungkinkan node di jaringan untuk memverifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi sensitif apa pun tentang transaksi tersebut.
Selengkapnya di halaman ZEC →