Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan TAC Protocol: Across Protocol diperdagangkan di Rp747,81 (kapitalisasi pasar Rp529,61M, volume 24 jam Rp28,13M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp49,34 (kapitalisasi pasar Rp227,55M, volume 24 jam Rp607,75M). Perbedaan utamanya: Across Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Across Protocol dibatasi (704,7M / 1B ACX (71%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| ACX | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp529,61M | Rp227,55M |
Volume (24h) | Rp28,13M | Rp607,75M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 54 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp80,643 dengan kapitalisasi pasar Rp369,05 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Token ini memiliki waktu tahan rata-rata 4 hari, dengan RSI_6 di level 3,50 yang mengindikasikan kondisi oversold. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data yang tersedia.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas, tekanan jual berkelanjutan, dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →