Perbedaan Across Protocol dan StakeStone: Across Protocol diperdagangkan di Rp746,25 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp682,27 (kapitalisasi pasar Rp153,45M, volume 24 jam Rp54,23M). Perbedaan utamanya: Across Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| ACX | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp153,45M |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp54,23M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →