Perbedaan Across Protocol dan Somnia: Across Protocol diperdagangkan di Rp739,29 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.594 (kapitalisasi pasar Rp387,59M, volume 24 jam Rp40,56M). Perbedaan utamanya: Across Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 243,2M / 1B SOMI (25%) milik Somnia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan Somnia selama 33 Hari.
| ACX | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp387,59M |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp40,56M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →