Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan SHIBA INU: Across Protocol diperdagangkan di Rp752,09 (kapitalisasi pasar Rp525,56M, volume 24 jam Rp27,22M), sedangkan SHIBA INU diperdagangkan di Rp0,0768 (kapitalisasi pasar Rp45,33T, volume 24 jam Rp1,36T). Perbedaan utamanya: SHIBA INU jauh lebih besar — sekitar 86,3× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 589,2T / 589,6T SHIB (100%) milik SHIBA INU. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan SHIBA INU selama 101 Hari.
| ACX | SHIB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp525,56M | Rp45,33T |
Volume (24h) | Rp27,22M | Rp1,36T |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 589,2T / 589,6T SHIB (100%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 101 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
SHIB saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp0,07679 dan kapitalisasi pasar Rp45,33T. Moving averages menunjukkan tekanan jual kuat (3 beli vs 10 jual), sementara osilator netral. RSI_6 di level 74,19 mengindikasikan kondisi overbought. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan rata-rata hold time 101 hari, menunjukkan pola holding jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko koreksi teknis. Peluang terletak pada momentum komunitas yang kuat, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan tekanan jual dari indikator teknis. Investor perlu waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut sebelum mempertimbangkan entry point.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Shiba Inu (SHIB) adalah token yang dibuat sebagai alternatif berbasis Ethereum untuk Dogecoin (DOGE). Ekosistem Token Shiba Inu mendukung proyek seperti inkubator seni NFT dan pertukaran terdesentralisasi Shibaswap.
Selengkapnya di halaman SHIB →