Perbedaan Across Protocol dan iExec RLC: Across Protocol diperdagangkan di Rp749,21 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp4.762 (kapitalisasi pasar Rp414,65M, volume 24 jam Rp27,33M). Perbedaan utamanya: Across Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 87M / 87M RLC (100%) milik iExec RLC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan iExec RLC selama 35 Hari.
| ACX | RLC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp414,65M |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp27,33M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 87M / 87M RLC (100%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →