Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan Obol: Across Protocol diperdagangkan di Rp750,39 (kapitalisasi pasar Rp528,01M, volume 24 jam Rp26,34M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: Across Protocol jauh lebih besar — sekitar 17,5× kapitalisasi pasar Obol, dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 161,3M / 500M OBOL (33%) milik Obol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan Obol selama 14 Hari.
| ACX | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp528,01M | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp26,34M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 14 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
OBOL menunjukkan kapitalisasi pasar rendah sebesar Rp30,1 juta dengan supply yang beredar 33% dari total maksimum 500 juta token. Data teknis menunjukkan volatilitas tinggi dalam perdagangan 24 jam, sementara aktivitas jaringan dan perkembangan ekosistem belum terlihat signifikan. Token ini berada dalam fase awal dengan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia.
Outlook: Potensi pertumbuhan bergantung pada adopsi jaringan dan pengembangan ekosistem, namun risiko utama meliputi likuiditas rendah, volatilitas ekstrem, dan ketergantungan pada pasar domestik. Investor perlu mempertimbangkan profil risiko tinggi sebelum berpartisipasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →