Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan Nexo: Across Protocol diperdagangkan di Rp756,1 (kapitalisasi pasar Rp534,81M, volume 24 jam Rp29,89M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp13.345 (kapitalisasi pasar Rp8,72T, volume 24 jam Rp119,32M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 16,3× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 646,1M / 1B NEXO (65%) milik Nexo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| ACX | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,81M | Rp8,72T |
Volume (24h) | Rp29,89M | Rp119,32M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 29 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →