Perbedaan Across Protocol dan Jito: Across Protocol diperdagangkan di Rp747,78 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5,03T, volume 24 jam Rp478,45M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 10× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai Across Protocol dibatasi (716,5M / 1B ACX (72%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| ACX | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp5,03T |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp478,45M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 509,5M JTO |
Typical Hold Time | 57 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →