Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan Hashflow: Across Protocol diperdagangkan di Rp748,49 (kapitalisasi pasar Rp527,52M, volume 24 jam Rp28,21M), sedangkan Hashflow diperdagangkan di Rp163,83 (kapitalisasi pasar Rp138,57M, volume 24 jam Rp60,27M). Perbedaan utamanya: Across Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai Across Protocol dibatasi (704,7M / 1B ACX (71%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan Hashflow selama 35 Hari.
| ACX | HFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp527,52M | Rp138,57M |
Volume (24h) | Rp28,21M | Rp60,27M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 848,7M HFT |
Typical Hold Time | 54 Hari | 35 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
Hashflow (HFT) menunjukkan sinyal keseluruhan bullish dengan harga saat ini Rp165,22 dan market cap Rp142,51 juta. Analisis teknis mengindikasikan momentum positif didukung ADX yang kuat, meski moving averages masih bearish. Token ini berada dekat level support S1 (Rp165) dengan resistance utama di R1 (Rp176). Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024-07-20.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan potensi uji resistance R1, namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (volume rendah) dan ketergantungan pada adopsi DEX. Investor disarankan pantau pergerakan whale dan perkembangan ekosistem cross-chain.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →